Ruang Publik · EPS 1
Tradisi Tutur Nusantara dan Reinkarnasi Digital
Tentang Episode

Tradisi tutur nusantara podcast cover

Episode ini membahas bagaimana podcast bukanlah fenomena baru, melainkan kelanjutan dari tradisi tutur Nusantara. Percakapan mengangkat perbandingan antara dalang wayang kulit dengan podcaster modern, serta bagaimana suara tetap menjadi medium utama dalam menyimpan dan menyebarkan pengetahuan.

Isi Percakapan:

  • Tradisi tutur sebagai cara masyarakat menyampaikan sejarah, nilai, humor, dan kritik sosial.
  • Wayang kulit, kentrung, randai, hingga hikayat Melayu sebagai contoh tradisi lisan yang beragam.
  • Dalang sebagai penjaga memori kolektif, yang menyelipkan etika, politik, spiritualitas, dan komentar sosial dalam pertunjukan.
  • Teori oralitas Walter Ong: perbedaan oralitas primer dan sekunder, serta relevansinya di era digital.
  • Podcast sebagai mata rantai baru: suara, narasi, dan komunitas pendengar yang kini hadir dalam bentuk intim dan digital.
  • UNESCO dan warisan budaya: pengakuan terhadap wayang kulit sebagai warisan budaya lisan manusia.

Takeaway: Podcast budaya bukan sekadar konsumsi konten digital. Ia adalah bagian dari sejarah panjang cara manusia Nusantara merawat ingatan. Dari kelir putih dan lampu minyak hingga earphone dan platform digital, pusatnya tetap sama: suara manusia yang bercerita.

Transkrip
Bagikan Episode
https://tuturbangsa.com/podcast/tradisi-tutur-nusantara-dan-reinkarnasi-digital/
Playlist Saya